Program CSR PT Mitra Adiperkasa Tbk Raih Padmamitra Award 2018 dari Kementerian Sosial Republik Indonesia & Forum CSR Kessos

PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP), perusahaan ritel gaya hidup terdepan di Indonesia menerima penghargaan Padmamitra Award 2018 tingkat Nasional untuk kategori Peduli Keterlantaran dari Kementerian Sosial Republik Indonesia & Forum CSR Kessos. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Menteri Sosial RI Agus Gumiwang Kartasasmita dan Ketua Forum CSR Kesejahteraan Sosial Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi di Swiss-Belhotel pada Kamis, 25 Oktober 2018.

Sebelumnya, pada tanggal 31 Januari 2018, MAP juga meraih Padmamitra Award 2017 tingkat Provinsi DKI Jakarta untuk kategori Peduli Keterlantaran dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang diberikan secara langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan di Balai Agung DKI Jakarta. Keberhasilan MAP dalam meraih kedua penghargaan Padmamitra ini merupakan apresiasi atas komitmen dan konsistensi perusahaan dalam menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility – CSR), khususnya di bidang keterlantaran.

Program utama CSR MAP yang berjalan secara berkelanjutan dan mendapat apresiasi dari Kementerian Sosial RI adalah pengelolaan 7 buah Rumah Belajar Anak Bintang (RaJAB) di Jawa Barat sejak tahun 2014, bekerja sama dengan Karang Taruna Provinsi Jawa Barat.

Usai menerima penghargaan, Fetty Kwartati – Head of Corporate Communication MAP memberikan tanggapan, “Kami bersyukur bahwa program CSR MAP memperoleh perhatian dan apresiasi yang baik dari masyarakat dan juga pemerintah. Di masa mendatang, program CSR MAP akan terus mengedepankan manfaat program berkelanjutan dan juga menambah penerima manfaat demi kesejahteraan sosial untuk membantu mengentaskan permasalahan sosial yang ada di sekitar kita. Penghargaan ini kami dedikasikan untuk semua pihak dan para mitra kerja utama yang terlibat mendukung program CSR MAP.”

Rangkaian proses seleksi yang dilakukan untuk Padmamitra Award 2018 adalah seleksi berkas program CSR secara online, presentasi Program CSR di hadapan para juri, wawancara langsung dengan pihak Management, dan site visit ke lokasi program CSR diselenggarakan. MAP berhasil meraih Padmamitra Award 2018 setelah melalui berbagai tahapan seleksi secara menyeluruh. MAP juga melalui persaingan yang cukup ketat dan berhasil bersanding meraih penghargaan bersama sejumlah perusahaan besar lainnya.

Padmamitra Awards merupakan sebuah ajang penghargaan tertinggi dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, bekerja sama dengan Forum Tanggung Jawab Sosial Dunia Usaha Dalam Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial (Forum CSR Kessos), untuk mengapresiasi para pelaku usaha yang telah menyelenggarakan tanggung jawab sosial perusahaan dan turut mendukung upaya pemerintah dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial.

TENTANG RAJAB

30% dari populasi negeri kita, terdiri dari anak-anak. Itu artinya, saat ini terdapat sekitar 80 juta anak Indonesia yang kelak diharapkan akan meneruskan kelangsungan negeri ini.

Kesadaran akan beragam potensi anak yang patut dikembangkan (utamanya berusia 15 tahun), sekaligus ancaman yang ada diseputar mereka, karena ketiadaan dan ketidakcukupan pendidikan dan pengasuhan dari waktu ke waktu yang kian meresahkan. Khususnya bagi anak-anak dengan latar belakan keluarga pra-sejahtera, anak-anak yatim juga anak-anak jalanan.

Bergantung pada kemampuan pemerintah saja jelas tak cukup. Sebab itu kepedulian dan kesungguhan berbagai pihak, baik lembaga, korporasi, komunitas maupun individu untuk terlibat membimbing dan menumbuhkembangkan bakat dan kemampuan mereka akan memberikan makna dan mannfaat agar permasalahan ini dapat secara bertahap menemukan solusinya.

RUMAH BELAJAR ANAK BINTANG (RaJAB) adalah sebuah ruang, dan upaya pendampingan belajar secara cuma-cuma yang disediakan untuk anak-anak yang berasal dari keluarga pra-sejahtera dalam rangka memaksimalkan potensi dan penguasaan bidang studi, beriringan dengan pembentukan karakter positif, agar mereka memiliki masa depan yang lebih baik.

RaJab merupakan inisiatif baru untuk Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social responsibility – CSR) PT. Mitra Adi Perkasa Tbk di tahun 2014. Dengan tetap melanjutkan fokus kegiatan CSR pada bidang Pendidikan dan Pengasuhan, RaJAB akan menjadi program jangka panjang. Selain memberikan bimbingan belajar secara GRATIS untuk bidang studi: Matematika, Bahasa Inggris dan Pengetahuan Alam (menggunakan panduan kurikulum sekolah), di RaJAB anak-anak juga mendapatkan materi pendidika karakter secara signifikan melalui cara-cara yang kreatif dan menyenangkan. Disamping itu RaJAB mengajak serta keterlibatan orang tua mereka melalui sesi bincang pengasuhan yang diselenggarakan secara teratur.

RaJAB hadir sebagai salah satu upaya untuk memberikan solusi terhadap pengembangan potensi anak. Memberikan ruang untuk bereksplorasi, berkreasi dan belajar, bukan hanya dari aspek pengetahuan akademis (bidang studi), melainkan disaat yang bersamaan juga menempa dan membentuk karakter anak-anak ini dengan pendekatan yang ramah anak dan bersahabat.

Mengasah dan mengembangkan potensi setiap anak, memberikan apresiasi dan dorongan / dukungan agar tumbuh harga diri, keyakinan, rasa percaya diri serta keberanian untuk terus maju dan berkembang, hingga anak-anak ini mampu meraih ‘BINTANG” yang dicita-citakan, membawa mereka memiliki masa depan yang lebih baik, masa depan mereka yang DASYAT!

Metode Pendampingan dan Bimbingan Belajar

Metode belajar aktif dan menggunakan pendekatan kerjasama

Metode yang memungkinkan adanya pelibatan aktif anak didik. Memberi kesempatan pada anak didik untuk bereksplorasi, memecahkan masalah, bereksperimen dan berkreasi secara individual maupun kelompok dalam kegiatannya sehari-hari.

Anak didik dirangsang untuk aktif, kreatif, mandiri dan memiliki disiplin tinggi, tanpa ancaman dan paksaan. Anak didikpun belajar untuk menghargai pendapat orang lain dan belajar menyampaikan pendapatnya dengan baik.

Membangun kecerdasan emosional spritual

Cara efektif untuk mencapai belajar anak didik secara maksimal dengan membangun kecerdasa emosi dan spritual secara bersamaan. Penemuan mutakhir ini, memungkinkan anak-anak bergerak dengan bebas tanpa harus kehilangan fitrah diri karean semua kerja otak, jasad dan ruh dibingkai dalam satu kekuatan rangkuman spritual.